Perang Otak: Einstein Vs Mr. Bean

Rabu, 18 Januari 2012
Share this history on :
Gambar Einstein dan Mr. Bean digabung menggunakan Photoscape

Tadi siang aku menemukan sebuah joke  yang lucu sekaligus cukup cerdas menyimpan "petuah" di dalamnya. Joke itu kudapatkan di sini, Oke langsung saja kita simak di bawah ini. Eittss, tapi ada syaratnya, yang sudah pernah membaca joke ini dilarang protes (anggap aja baru nemu, gimana pun caranya #maksa).. hahaha...
-----------------------------------------------
Einstein dan Mr Bean duduk berdampingan dalam sebuah penerbangan.  Einstein mengajak memainkan sebuah permainan tebak-tebakan.

Einstein: Aku akan mengajukan satu pertanyaan, jika Anda tidak tahu jawabannya maka Anda membayar saya hanya $5 dan jika saya tidak tahu jawabannya, saya akan membayar Anda $500.

Einstein mengajukan pertanyaan pertama: Berapa jarak dari Bumi ke Bulan?

Mr Bean tidak mengucapkan sepatah kata pun, merogoh saku, mengeluarkan $ 5.

Sekarang, giliran Mr Bean...

Dia bertanya kepada Einstein: 
Apakah yang naik ke atas bukit dengan 3 kaki, dan akan turun dengan 4 kaki ?? 
Einstein melakukan pencarian internet, dan meminta semua teman-temannya yg cerdas.

setelah satu jam mencari jawaban… akhirnya ia memberikan Mr Bean $ 500.

Einstein sambil penasaran bertanya: Nah, jadi apa naik ke atas bukit dengan tiga kaki dan turun dengan empat 

kaki?

Mr Bean merogoh saku, dan memberikan Einstein $ 5. !!! 

Einstein: !@#$%^&*

-----------------------------------------------

Beberapa hal yang dapat diambil dari joke di atas adalah:

  1.  Jangan pernah merasa kepintaran adalah harga mutlak untuk menindas orang yang dianggap "kurang pintar". Karena, jangan-jangan kepintaran yang dielu-elukan hanyalah "persepsi personal" semata. Ya, sering bukan kita menemui orang yang terlihat sangat memercayai bahwa dirinya sangat pintar. Padahal, kepintaran ditentukan dari banyak hal. Pintar bukan hanya masalah otak tapi juga masalah sosio-kultural, psikologis, dan perenungan dalam hidup. Seseorang yang pintar secara akademis belum tentu pintar secara kultural. Dua hal ini harus berimbang, yang satu membentuk kualitas pengetahuan sedangkan yang satu membentuk kualitas pribadi. Intinya, "Pengetahuan digunakan sesuai konteks dan diterapkan secara bijaksana"
  2. "Percaya Diri" haruslah proporsional. Jangan sampai jadi orang yang over confidence, sehingga mempercayai bahwa sesuatu itu benar sesuai persepsi kita saja, "Pasti kaya gini!" atau "Pendapat kalian salah semua, punya gue nih yang bener.. bla bla bla". Lihatlah hidup dari banyak sudut karena hidup tidak hanya memiliki satu kebenaran saja.
  3. Nah, yang ketiga ini aku ingin nanya. Tingkah Mr. Bean seperti pada cerita di atas itu lebih tepatnya kita sebut pintar atau cerdik? Lalu, bagaimana teman-teman melihat dua kata itu, apakah artinya sama, atau saling bernegasi satu sama lain?
Awas kalo gak ngasi pendapat #nentenggolok hahaha

Jangan lupa klik tanda like. Grazie

QHI

Related Posts by Categories

37 komentar:

Kaito Kidd Says:
Rabu, Januari 18, 2012

wkwkwkwkkwwwkwkwk cerdik deh. . .
cerdik kan pasti pintar
pintar belum pasti cerdik
mungkin ahahahahahaha

Kampung Karya Says:
Rabu, Januari 18, 2012

@Kaito Kidd: wah bisa juga tuh mas bro.. orang cerdik otomatis pinter.. hahaha thanks berat

Stupid monkey Says:
Rabu, Januari 18, 2012

wkwkwkwk .. sama2 pinter ;)

Kampung Karya Says:
Rabu, Januari 18, 2012

@Stupid monkey: ahaaha.. tapi yang kita anggap pinter selama ini malah kalah hahaha

nana chiboleg Says:
Rabu, Januari 18, 2012

orang bodoh kalah sama orang pintar
orang pintar kalah sama orang cerdas
orang cerdas kalah sama orang cerdik
orang cerdik kalah sama orang beruntung :)

kunjungan kembalii

Kampung Karya Says:
Rabu, Januari 18, 2012

@nana chiboleg: wahwah keren mbk nana.. siipp..

Muro'i El-Barezy Says:
Kamis, Januari 19, 2012

Orang cerdik sudah pasti pintar, tapi orang pintar kayanya belum tentu cerdik....mungkin ya hixhixhix...

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@Muro'i: saya juga setuju pendapat itu mas.. thanks berat

Tonny Mondong Says:
Kamis, Januari 19, 2012

wkwkwk..ngakak dulu baru komen ahh haha...yang ketawa pasti cerdas dan lucu mas hihi
yang jelas orang cerdik karena dia cerdas tapi cerdik lebih ke usil kali ya, dan tidak semua orang cerdas itu usil hehe seperti si abunawaslah
salam kenal mas :D setelah ini akan follow :)

Syam Matahari Says:
Kamis, Januari 19, 2012

Asemmm... ahahhaa

btw, kunjungan perdana. Terimakasih dah mampir di blog saya om :)

eksak Says:
Kamis, Januari 19, 2012

yang pasti mr. bean pinter dalam dunia bisnis, dibanding einstein yg cuma pinter di bidang sains! mr. bean cuma modal $5 buat ngedapetin $500, hahaha...

dah dipolbek, masbro! tp gk tau nampak gk di daptar polowernya masbro! krn ane cuma pke hp! :)

adeuny Says:
Kamis, Januari 19, 2012

waaaaaaaaahhhh... cerdik cerdik...
jarang orang kepikiran kyak gt..
iya ya kita ga boleh sombong ya sama ilmu yg kita miliki...
postingannya keren...


salam kenal :)

adeuny Says:
Kamis, Januari 19, 2012

waaaaaaaaahhhh... cerdik cerdik...
jarang orang kepikiran kyak gt..
iya ya kita ga boleh sombong ya sama ilmu yg kita miliki...
postingannya keren...


salam kenal :)

Hana Ester Says:
Kamis, Januari 19, 2012

Mr. Bean PICIK, bukan hanya cerdik..
Hahhahaa

bredmart Says:
Kamis, Januari 19, 2012

wkwkwkw
itu mah si mr.been oon,,,
enstein tetap yg pintarrrrr

Rozi Says:
Kamis, Januari 19, 2012

wakakakakakakakak.....

jiah al jafara Says:
Kamis, Januari 19, 2012

itumah cerdikkkk
bener" nice post

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@Tonny Mondong: bener mas, jadi inget Abu Nawas, tampangnya kaya orang bodoh tapi gataunya cerdik... hehe
@Syam Matahari: Thanks Berat
@Eksak: bener tapi bisnis tiputipu hahaha thanks berat

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@Adeuny: betul, pintar tapi bersahaja
@Hana Ester: boleh boleh.. Picik haha
@Bredmart: tapi walau oon tetep menang haha

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@Rozi: wkwkwkw juga
@Jiah Al Jifara: hahaha... thanks berat

femalebox Says:
Kamis, Januari 19, 2012

Setuju dengan artikel K3 *jingrak-jingkrak*

zasachi Says:
Kamis, Januari 19, 2012

just blogwalking here, i've followed yours too..

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@femalbox: haha ntar jadi kuda jingkrak lho haha
@zaschi: thanks berat

Rima Aulia Says:
Kamis, Januari 19, 2012

hkmahnya bagus yak, banyak orang yang terkadang terlalu pd dan merasa dirinya palng pintar, padahal diatas langit masih ada langit lagi...renungan yang sangat cerdik...

menurut saya mr Bean itu cerdik, cz dia bisa mengambil peluang dari kelemahan orang lain dan dapat berpikir apa yang orang lain tidak terpikirkan..

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@RIma Aulia: bener Bean ngelihat yang bahkan tak dilihat oleh orang pintar.. Thanks berat

Airkeruh - Fun-Galleria Says:
Kamis, Januari 19, 2012

mereka adalah 2 orang yang sama-sama pintar
Einstein selalu menilai sesuai dengan hukum pasti, semua pasti ada rumusnya begitu menurutnya
Bean dia bisa jadi adalah orang pintar tp kurang beruntung dengan menguasai ilmu, dia mengaandalkan sisi lain yg mungkin tidak terpikir orang lain (kl dicontohan mungkin ky sisi alam gaib deh... hehehe)

Royan Sableng Says:
Kamis, Januari 19, 2012

bisa di tiru itu mister been
hahaha
ngakak sob

minta follownya sob di http://royansableng.blogspot.com
http://4kopisusu.blogspot.com
saya f-129

alaika abdullah Says:
Kamis, Januari 19, 2012

hehehe... bisa aja jokenya.... :-)

makasih atas kunjungannya ya... dan sudah saya follow back. trims.

Kampung Karya Says:
Kamis, Januari 19, 2012

@airkeruh: boleh juga tuh, pintar dalam sisi yang berbeda
@Royan Sableng: hehe bisa bisa.. thanks berat.. oke nanti dikunjungi
@Alaika: thanks ya udah ke sini.. :)

HEЯRY Says:
Kamis, Januari 19, 2012

haha mr.bean emang kocak, klihatan pinternya walau konyol :D
salam kenal sob, ijin follow blog ini ya..

choirunnangim Says:
Kamis, Januari 19, 2012

sama-sama pinter.. jadi sya sendiri malah yang bingung ...

Lyliana Thia Says:
Jumat, Januari 20, 2012

salam kenal... intinya sih Mr.Bean lebih cerdik.. kadang kala justru cerdik itu lebih penting drpd pintar ya... hehhee. kita hrs cerdik supaya bisa survive..

armae Says:
Jumat, Januari 20, 2012

Aduuhh.. pake disodorin golok segala. seremmm.. hihi

Einstein lupa kali kalo Mr. Bean tu aslinya adalah Rowan Atkinson yang notabene seorang Profesor. Makanya dia berani nantangin Mr. Bean. Hahaha.. :D

umahnya fityanakifah Says:
Jumat, Januari 20, 2012

dari awal baca sampai baca komentar saya senyum2 neh...:)
mestinya kita pinter, cerdas cerdik dan beruntung ya biar sempurna,tp adakah manusia sempurna?

-ka Says:
Jumat, Januari 20, 2012

8manggut-manggut*
mr. bean ny cerdik tuh!bs bikin einstein kebingungan =D

Millati Indah Says:
Jumat, Januari 20, 2012

daleeeeem... sindiran yang telak buat orang-orang yang sok pintar.

Arrabby Ahmady Says:
Senin, Januari 23, 2012

hahaha..biar jadul tetep aja seger dan penuh inspirasi..bole share ga mas untuk penyegaran di blog ku..Salam..

Posting Komentar

Selesai baca, tinggalkan jejak ya!