5 [#FikTwit] PRELUDE: (fragmen 3)

Kamis, 13 Desember 2012

fragmen 2 klik di sini

Dengan tergagu aku menolehnya dan kudapati ia sedang tersenyum. Aku tahu ia tak lupa ingatan atas apa yang telah kulakukan padanya kemaren malam. Senyum itu membuatku semakin sadar bahwa ia menyimpan semua sakit yang ia rasakan. Ia tak pernah protes. “Kamu nggak sarapan?” Aku coba membalas senyumnya dengan perasaan yang masih bercampur aduk.

5 Muncul Iklan Misterius di Blog? Ini Solusinya!

Rabu, 12 Desember 2012


Sehari yang lalu, setelah sekian lama akhirnya saya kembali membukan desain template dan tata letak blog saya. Hal ini saya lakukan untuk menambahkan fitur like box yang menghubungkan blog dengan page di fb. Semua berjalan mulus dan apa yang saya inginkan pun akhirnya muncul. Tapi oh ternyata, ketika loading selesai, dua buah iklan muncul di bagian header dan paling bawah blog. Saya pun sempat mengalami kegalauan.

3 [#FikTwit] PRELUDE: (fragmen 2)

Selasa, 11 Desember 2012
fragmen 1 klik di sini

Mendengar suaranya, tawanya, dan air yang mungkin jatuh ke tubuhnya. Semakin aneh karena semua perasaan itu langsung hilang ketika aku sampai ke rumah. Aku kembali menjadi pendiam, dingin, cuek, sensitif, pemarah dan berbagai sikap lain layaknya orang yang tak mencinta.
Bahkan aku pernah melakukan sesuatu yang kusesali sampai sekarang. Murni karena kebodohanku.

2 [#FikTwit] PRELUDE: (fragmen 1)

Minggu, 09 Desember 2012



Tak ada yang berbeda hari ini. Aku masih di kantor dan dia pasti sedang mandi sekarang. Walaupun selalu saja ia tak mau menjawab serius saban kutanya kenapa harus mandi pukul 15.30. “Kenapa sih mandi jam segini?” Sesaat kemudian aku langsung mendengar suara tawa bercampur gucuran air. Aku tahu ia sedang telanjang sekarang. Padahal sudah sering kuingatkan untuk tidak mandi telanjang karena sangat memalukan jika tiba-tiba terjadi gempa atau kebakaran.

3 [SUPERNOVA] Partikel: Pencari yang Berlari

Jumat, 07 Desember 2012


Fungi!
Kata benda di atas teramat penting dan sentral dalam buku seri keempat Supernova Dewi Lestari (Dee). Banyak pembaca mungkin tidak terlalu asing dengan kata ini, terlebih sudah didapatkan ketika duduk di bangku sekolah. Tapi, bukan Dee jika mengangkat sesuatu hal dengan cara yang biasa. Fungi menjadi begitu “mendewa” dalam narasi yang ia angkat, bahkan pada banyak kesempatan fungi menjadi seperti “Tuhan”.

1 [#FikTwit] Kota, Aku, dan Sebuah Ponsel

Senin, 03 Desember 2012

Ini saya sebut FikTwit, mungkin hanya saya yang menyebutnya begitu. Kenapa #FikTwit, karena karya ini lahir dari twit bersambung di akunku @Bang_Dayyy. #Fiktwit keduaku masih “berlangsung” di akun twitter. Selamat menikmati.

Kota ini menyimpan misteri saban malam datang. Langkah gontai itu berkata, “Kaulah rumah kami dan kaulah satu-satunya yang tersisa.” Ia bersandar di tembok sebuah toko bengkel yang sudah tutup. Lama disimpannya asap rokok dalam paru-paru sebelum membuangnya perlahan. Ia mungkin tak pernah tahu Chairil si Binatang Jalang juga merokok. Tapi yang jelas pria dengan baju bekas kampanye itu tak pernah berpuisi.
Apa itu puisi? Mungkin ketika pertanyaan itu datang padanya, ia akan berkata. “Kota inilah puisi bagiku, tapi bukan manusianya!”

2 I Feel It in My Bones, Single The Killers untuk #WorldAIDSDAY

Minggu, 02 Desember 2012


Banyak cara untuk berbuat baik bagi sesama, termasuk dengan meluncurkan sebuah lagu yang hasil penjualannya disumbangkan untuk yayasan HIV/AIDS. Itulah yang dilakukan The Killers, band yang berkampung halaman di Las Vegas tapi popular di seluruh dunia ini “kembali” melakukannya tahun ini. Band yang baru saja mengeluarkan album terbaru bernama Battle Born itu bukanlah kali pertama melakukan hal ini. Tidak tanggung-tanggung, sudah tujuh lagu—yang artinya dalam rentang tujuh tahun—beredar di masyarakat atas dasar kepedulian itu.

2 The Killers Masih Tetap Hidup

Sabtu, 01 Desember 2012

Artikel ini terbit dalam Bahasa Inggris (29/11/12) di www.straight.com  ditulis oleh John Lucas.  Kemudian oleh @BangDayyy dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia.


Penyanyi Brandon Flowers dan bandnya mungkin menjadi band beraliran rock 'n' roll (mainstream) terbesar yang terakhir ada.

Sangat bagus jika sebuah masalah terselesaikan, tapi The Killers memiliki sebuah dilema. Band dari Las Vegas yang terdiri dari empat orang itu memiliki masalah baru dengan album terbaru mereka, Battle Born, yaitu kesulitan menentukan lagu mana yang tidak akan mereka sertakan dalam tur. Pentolan The Killers, Brandon Flowers mengatakan kepada Straight bahwa Ia dan anggota band lainnya—Dave  Keuning (gitaris), Mark Stoermer (bassis), dan Ronnie Vannucci Jr. (drumer)—harus menahan diri untuk memainkan seluruh lagu dalam Battle Born.

1 Kini, Palestina Adalah Sebuah Negara

Jumat, 30 November 2012


Apa yang tampak dari gambar di atas? Keceriaan dan segala bentuk rasa bebas bercampur di wajah warga Palestina di Ramallah, Tepi Barat. Pada tanggal 29 November 2012 waktu New York Palestina dan seluruh simpatisannya mendapat kabar gembira dari Majelis Umum (MU) PBB yang menyatakan secara de facto status Palestina menjadi non member observer state. Status ini meningkat setelah sebelumnya Palestina hanya disebut non member observer entity.

0 Untunglah, Timnas Indonesia Masih Beruntung!

Rabu, 28 November 2012


Permainan Timnas Indonesia di babak pertama ketika melawan Si Singa alias Singapura membuat penonton yang cepat “naik darah” mencak-mencak. Bagaimana tidak, jika saja kalah di pertandingan itu, jalan Indonesia semakin sulit untuk lolos dari fase grup. Terlebih Singapura tengah dalam tren baik setelah “menghancurkan” Malaysia dengan tiga gol tak berbalas.

0 Berantas Korupsi Sampai ke Akar

Sabtu, 17 November 2012

untuk mendukung tulisan ini anda bisa mengapresiasinya di sini http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/818/Qur'anul%20Hidayat.html

Satu pertanyaan penting yang terlebih dahulu harus saya jawab sebelum menggerakkan roda pemberantasan korupsi melalui KPK di Indonesia adalah: Apakah korupsi dikarenakan mental bangsa ini sudah sedemikian bobrok atau karena adanya sistem yang membuka lebar kesempatan untuk melakukannya?

Mencoba untuk tidak klise, saya menjawab, “Ya! Korupsi di Indonesia memang dikarenakan mental bangsa ini sudah semakin bobrok. Tambah mengkhawatirkan karena sistem memberi celah bagi koruptor. Ironisnya sistem pulalah yang menutup jalan bagi pemberantasannya.”

1 INFERIORITAS

Jumat, 09 November 2012


Apa peninggalan para penjajah pada bangsa ini yang masih kekal dan awet sampai sekarang? Bukan bangunannya karena sudah banyak juga yang rubuh, bukan makanannya karena sudah banyak makanan baru yang menggantikannya. Apa itu? Tak lain mental inlander dan inferioritas. Pada dasarnya sikap ini memandang tinggi bangsa-bangsa luar, sebaliknya menganggap dirinya—bangsanya—lebih rendah dari bangsa lain (terutama terhadap bangsa-bangsa Barat).

8 Strategi Bicara

Jumat, 12 Oktober 2012

Malam ini saya ingin ngeposting santai tentang kultwitku (twit bersambung dan berkesinambungan) tentang BICARA. Kalian bisa cek di @QuranulHidayat (cek di sini) dan hashtag #qhi

cekiprit ya:

Ketika kamu berargumen, laluilah proses mendengarkan terlebih dahulu. Dengan begitu, kau bisa mengatur strategi bicara.

Thank you for smoking adalah film menarik tentang bagaimana "bicara" aka berargumen tanpa harus selalu benar. Mau tahu kenapa? simak. 

0 Tetap Tegaklah, KPK!

Sabtu, 06 Oktober 2012
gambar
Oleh: Qur’anul Hidayat Idris

Save KPK! Save Indonesia!”

Kata-kata di atas menggema baik di depan Gedung KPK mau pun di ranah dunia maya semacam facebook, twitter dan blog. Semua orang seakan “ditampar” keras hingga sadar bahwa KPK tengah mendapat ancaman dan sesegera mungkin harus dibela.
Reaksi masyarakat ini tak lepas dari harapan yang digantungkan di “pundak KPK” untuk segera—secara bertahap—menyingkirkan berbagai kasus korupsi di tanah air yang semakin menjamur. KPK bagi masyarakat Indonesia menjelma seperti sosok superhero yang memberi sepercik harapan akan hadirnya keadilan. Mereka jelas sudah terlalu muak melihat setiap hari satu persatu “harta” mereka hilang, lenyap oleh segelintir orang.

2 NOAH BORN TO MAKE HISTORY




Oleh: Qur’anul Hidayat Idris

Rasa-rasanya tak perlu terlalu kaget dengan animo yang begitu besar dari masyarakat tanah air maupun di luar negeri atas kembalinya Ariel, Uki, Reza, Lukman, dan David ke balantika musik. Transformasi nama tak merubah banyak hal atas popularitas yang seperti sudah melekat di kulit para personil yang dulu bernama Peterpan itu. Noah, nama yang mungkin ketika diluncurkan tak terlalu familiar kini semakin nempel di ingatan. Tak ada keraguan bahwa mereka akan kembali menduduki “tampuk kekuasaan” di kerajaan musik Indonesia.

0 Memancing Bulan di Sumur Terdalam

Jumat, 05 Oktober 2012
gambar dari sini


Oleh: Qur’anul Hidayat Idris

*Tulisan ini digunakan sebagai bahan diskusi oleh calon peserta magang LPM Hayamwuruk

Seorang pemuda termenung di malam hari, ketika itu Ia melihat bulan gagah terpancang di langit. Ia kemudian berkata pada dirinya sendiri, “indahnya bulan malam ini!”. Lalu Ia berhenti pada pengertiannya bahwa bulan itu “indah”. Ia tak melanjutkan dengan keterangan-keterangan lain yang memperjelas “keadaan” bulan yang sedang Ia lihat. Bisa jadi Ia memang tidak bisa melanjutkan pemikirannya atau Ia memang tak mau susah-susah untuk itu.

0 Nyelip

Jumat, 28 September 2012


Ada yang nyelip, bukan di antara  dua batang pohon atau di antara dua gigi. Hm, tapi kau memang nyelip. Nyelip yang bagaimana aku tak tahu. Jelasnya, aku selalu dapat merasakan keterselipanmu itu dengan sebenar rasa. Ketika aku sedang mengetik ini pun, rasanya aku ingin melepaskanmu untuk sementara biar aku fokus pada tuts dan huruf-huruf. Bukan kamu yang nyelip.

2 Kau...

Sabtu, 22 September 2012


Kau menunggu di depan pintu rumah kita hampir setiap hari ketika aku terlambat pulang. Aku melihat senyummu saat masih di dalam mobil. Seketika jantungku memacu, keringat muncul di keningku. Aku merasa bersalah, untuk sesuatu hal yang tak kau ketahui. Atau, sesuatu yang tak mungkin kau ketahui karena rasa cintamu lebih besar dari semua kecurigaan yang ada di dunia.

19 [SUPERNOVA 2] Akar: Reinkarnasi

Minggu, 10 Juni 2012


Sempat terlintas pertanyaan di benakku, kenapa novel kedua dari Supernova diberi judul Akar? Judul yang baik tentu dapat mengundang rasa penasaran bukan? Yup, dari  sanalah aku kembali berkubang dengan yang dipikir dan sempat terpikir oleh Dee untuk menemukan jawabannya. Tidak begitu nampak korelasi antara buku ini dengan serial yang pertama, Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh. Namun, dengan membaca buku yang pertama, aku tak perlu beradaptasi begitu lama dengan daya dan gaya berpikir Dee. Perlu kau tahu, ada keliaran di mata penanya.

19 Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh: Cermin Kebenaran dalam Sebuah Paradoks

Jumat, 08 Juni 2012


Pukul 01.30 novel 318 halaman itu selesai kubaca—membutuhkan waktu 7 jam. Sampulnya berwarna hitam dengan ilustrasi melingkar menyerupai jaring laba-laba. Aku berkeringat—dalam arti sebenarnya—pun begitu dengan otakku. Novel berjudul Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh dikarang oleh seorang selebritas (juga penyanyi) yang belakangan lebih akrab sebagai seorang penulis. Dewi Lestari atau Dee berhasil menambah “perjalanan empiris” tentang banyak hal. Mulai dari bifurkasi, fraktal, atractor asing, simulakrum sampai pada pemahaman tentang “kesadaran” lokal dan nonlokal. Saat menulis ini, dahiku mengerut.