0 Hari Minggu

Minggu, 11 Desember 2011
Sumber Gambar

Hal pertama yang ingin kulakukan adalah mengurusi baju kotor. Setelah itu mulai membersihkan kamar yang sudah semacam sampan terkena badai. Jika semuanya selesai, aku lanjut membaca buku dan ngutak-atik laptop. Tentunya bakal capek, tapi tak mengapa demi perubahan kecil yang dimulai dari rumah kecil ini (kost). Sesuatu itu dimulai dari bangun tidur, melihat ketentraman akan melahirkan senyum, energi positif mengalir, hari pun lebih segar dan pikiran tercerahkan. Pun ketika nanti pulang lagi ke rumah kecil itu setelah rangkaian aktifitas di luar.

Hari minggu setidaknya jadi tempat merefleksikan diri seminggu yang lalu untuk seminggu ke depan. Oh ya, aku juga mau belanja hari ini (entah kenapa, pengen aja!). Kadang hal kecil itu membuat bahagia. :)

Jangan lupa baca buku ya teman-teman!

0 Menyelesaikan Tulisan Jauh Lebih Sulit dari Memulainya

Sumber Gambar

Banyak ide berguguran di atas kepala. Tentang kehangatan, daun, buku, tidur, wanita, pertikaian, politik, dan segala hiruk pikuk imajinatif. Itu tentu saja bisa dimulai kapan pun, tapi yang selalu menjadi persoalan bagiku adalah terus melanjutkannya dan meuliskannya hingga selesai. Banyak karena karena yang menjadi alasan, yang terkuat adalah kemalasan (sebenarnya!) bukan kemandegan ide. Sebuah ide merupakan kerja intelektual, jadi siapa yang salah jika ia tak mengalir baik karena dimampetkan oleh pengarangnya sendiri dengan ditunda-tunda. Salah siapa jika ide itu hilang karena dilupakan oleh pengarangnya dengan sebelumnya tak mencatat dalam sebuah kerangka. Salah siapa jika itu bertahun-tahun hanya menjadi cita-cita di dalam folder komputer karena pengarangnya sudah berpindah ke lain ide, dan besok pindah lagi ke lain ide.

Perlu ketekunan dalam menulis, tentu saja secara idealis. Namun, inilah yang mejadi masalahku atau mungkin masalah sebagian penulis yang belum menemukan ritme lainnya. Ide-ide jadi semacam sampah yang dibuang-buang, untunglah jika masih sampah yang bisa tercium busuknya, ini sampah yang diperam dalam kepala tak keluar-keluar sampai mati.

Solusinya? Putar balik ketidakbenaran di atas.
Itu!


QHI

0 Satu Kalimat = 50 Ribu

Sabtu, 10 Desember 2011

Sebelum menjemput Umi aku mampir dulu di warung ketoprak favoritku di Banjarsari. Kawanku satu ini sms saat waktu menyentuh angka 08.31 WIB. Dia tepat waktu ternyata, aku memang mewanti-wantinya agar tidak telat dan akan menjemputnya pukul 08.30. Aku lalu mengirim sms bahwa akan sampai di depan kostnya 10 menit lagi karena ketoprak belum lagi habis dari piring.

Aku bergegas. Membayar dan kembali sebentar ke kostan untuk mengambil helm dan tas. Aku langsung menuju kos Umi yang terletak di belakang toko buku An*ida. Aku mengiriminya sms lagi supaya bergegas turun, ia pun membalas singkat, ia. Saat menunggu aku melihat Nanik dan Hasna masuk ke gang kostan Umi, aku tidak sempat berpikir karena dalam hati menggumam. "Lha kok? Nggak langsung ke pom bensin?" Kami emang janjian untuk berkumpul di pom bensin depan GSG (Gedung Serba Guna) Undip. Nah setelah mereka lewat dan masuk ke area kostan, aku tak lagi melihat mereka karena aku memberhentikan motor agak jauh. Tapi sayup-sayup terdengar.

"Dayat mana?" Terdengar suara Umi sayup.
"Lha belom kesini tho?" Kini Nanik balik bertanya.
"Lha katanya dia udah di depan!" Lanjut Umi
"Gak liat tuh!" Jelas Nanik lagi.

0 Temu Penyair Muda Semarang


Komunitas Hysteria Semarang kembali melakukan terobosan kegiatan berkomunitas dan berkesustraan. Sebagai bagian dari acara peluncuran buku antologi tiga tahunan komunitas berjudul "Beternak Penyair", diadakan juga sebuah "Temu Penyair Muda" yang akan berdiskusi semua tentang sastra dan komunitas.

Acara ini berlangsung di TBRS (Taman Budaya Raden Saleh) Semarang, 16-17 Desember 2011. Acara ini juga akan menghadirkan berbagai komunitas yang berasal dari luar Semarang; Solo, Jogja, Bandung, dll.

Acara ini juga akan dimeriahkan oleh Afrizal Malna, Saroni Asikin, Gunawan Budi Susanto (Kang Putu), Timur Budi Raja, Wardjito Soeharso, dsb. Acara ini gratis dan menarik. Jadi sayang untuk dilewatkan. So, tunggu apa lagi, bagi anda yang berkesempatan hadir, hubungi langsung panitia yang sudah tercantum di pamflet di atas.

Hidup Penyair Muda!


QHI

0 Bertemu Rumah Dunia, Pagi Ini!

Sumber Gambar

Gol A Gong, penulis Balada Si Roy dan banyak buku lainnya telah mendirikan sebuah komunitas pecinta membaca dan menulis. Rumah Dunia merupakan nama dari proyek pengabdian masyarakat tersebut. Awalnya di Banten, kampung halamannya, Ia membangun sebuah taman baca di halaman rumahnya, disebut TBM (Taman Baca Masyarakat). Di sana, juga diajari menulis dan tidak ada pembatasan peserta; tukang bakso, PNS, petani, pengangguran, dll.

Kemaren (9/12/11) Gol A Gong menyambangi FIB Undip dalam rangkaian acaranya di Semarang. Di sana diketahui kalau Rumah Dunia dan TBM sudah terbangun di banyak tempat, telah pula menghasilkan banyak penulis handal. Sebut saja Jogja, Medan, Padang, sampai Natuna.

1 Hari Tak Normal


Hari ini itu melelahkan banget. Jam 02.30 dini hari aku harus keluar menghadapi dinginnya malam menyusuri jalan tembalang sampai ke Jln. Gadjah Mada--daerah Simpang Lima--untuk menunaikan hasrat menonton Bianconerri bertanding yang tak bisa dibendung. Untunglah Semarang kota besar, jadi walau pun sudah jam segitu masih banyak juga kendaraan yang riwa-riwi di jalanan.

Hal yang kukhawatirkan adalah masalah dengan motor. Si Boy--begitu aku memanggil motor bututku--memang selalu baik dan terbilang tangguh bila dibandingkan dengan tubuhnya yang sudah tua, dia jarang rewel. Tapi tetap saja aku khawatir. Minggu kemaren ketika melakukan kegiatan serupa, bannya bocor, untunglah jarak dari tempat nobar (nonton bareng) dengan tempat tambal ban tidak terlalu jauh, walau keringat "segede jagung" juga sempat nongol.

4 Juventus Melaju ke Perempat Final

Jumat, 09 Desember 2011

Juventus turun dengan mayoritas pemain lapis kedua. Conte sepertinya menjadikan Coppa Italy sebagai "ajang latihan" bagi punggawa yang sering duduk di bangku cadangan. Keputusan ini juga untuk menjaga kebugaran pemain penting seperti Andrea Pirlo, Stephan Lichsteiner, Buffon, Simone Pepe, dan Alessandro Matri. Untuk menghindari resiko kecolongan, dua pilar pertahanan tengah, Barzagli dan Bonucci tetap berduet menghalau serangan Bologna yang bertandang ke Juventus Stadium (9/12/11) pukul 03.00 WIB, demi merebut satu tiket ke perempat final.

Nama-nama dari Juventus Primavera; Marrone ikut disertakan dalam starting eleven. Pemain lainnya adalah Storari, Paolo De Ceglie, Krasic, Sorensen, Pazienza, Giaccherini, Quagrialella, dan sang kapten Del Piero. Awal pertandingan berjalan lambat, bola bergerak pelan dari kaki ke kaki pemain tengah. Bukannya tanpa kesempatan, Del Piero dan Quagrialella mendapat kesempatan. Beruntung bagi Bologna, kiper mereka Agliardi tampil memukau, menunjukkan insting yang baik. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.