Sehari yang lalu, setelah sekian lama akhirnya saya kembali membukan desain
template dan tata letak blog saya. Hal ini saya lakukan untuk menambahkan fitur
like box yang menghubungkan blog
dengan page di fb. Semua berjalan
mulus dan apa yang saya inginkan pun akhirnya muncul. Tapi oh ternyata, ketika loading selesai, dua buah iklan muncul
di bagian header dan paling bawah
blog. Saya pun sempat mengalami kegalauan.
5 Muncul Iklan Misterius di Blog? Ini Solusinya!
Diposting oleh
Kampung Karya
Rabu, 12 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
tutorial
5
komentar
3 [#FikTwit] PRELUDE: (fragmen 2)
Diposting oleh
Kampung Karya
Selasa, 11 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
#FikTwit
3
komentar
fragmen 1 klik di sini
Mendengar
suaranya, tawanya, dan air yang mungkin jatuh ke tubuhnya. Semakin aneh karena semua
perasaan itu langsung hilang ketika aku sampai ke rumah. Aku kembali menjadi
pendiam, dingin, cuek, sensitif, pemarah dan berbagai sikap lain layaknya orang
yang tak mencinta.
Bahkan
aku pernah melakukan sesuatu yang kusesali sampai sekarang. Murni karena
kebodohanku.
2 [#FikTwit] PRELUDE: (fragmen 1)
Diposting oleh
Kampung Karya
Minggu, 09 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
#FikTwit
2
komentar
Tak
ada yang berbeda hari ini. Aku masih di kantor dan dia pasti sedang mandi
sekarang. Walaupun selalu saja ia tak mau menjawab serius saban kutanya kenapa
harus mandi pukul 15.30. “Kenapa sih mandi jam segini?” Sesaat kemudian aku
langsung mendengar suara tawa bercampur gucuran air. Aku tahu ia sedang
telanjang sekarang. Padahal sudah sering kuingatkan untuk tidak mandi telanjang
karena sangat memalukan jika tiba-tiba terjadi gempa atau kebakaran.
3 [SUPERNOVA] Partikel: Pencari yang Berlari
Diposting oleh
Kampung Karya
Jumat, 07 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
resensi
3
komentar
Fungi!
Kata benda di atas teramat penting dan sentral dalam buku seri keempat Supernova Dewi Lestari (Dee). Banyak
pembaca mungkin tidak terlalu asing dengan kata ini, terlebih sudah didapatkan
ketika duduk di bangku sekolah. Tapi, bukan Dee jika mengangkat sesuatu hal
dengan cara yang biasa. Fungi menjadi begitu “mendewa” dalam narasi yang ia
angkat, bahkan pada banyak kesempatan fungi menjadi seperti “Tuhan”.
1 [#FikTwit] Kota, Aku, dan Sebuah Ponsel
Diposting oleh
Kampung Karya
Senin, 03 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
#FikTwit
1 komentar
Ini saya sebut FikTwit, mungkin hanya
saya yang menyebutnya begitu. Kenapa #FikTwit, karena karya ini lahir dari twit
bersambung di akunku @Bang_Dayyy. #Fiktwit keduaku masih “berlangsung” di akun
twitter. Selamat menikmati.
Kota
ini menyimpan misteri saban malam datang. Langkah gontai itu berkata, “Kaulah
rumah kami dan kaulah satu-satunya yang tersisa.” Ia bersandar di tembok sebuah
toko bengkel yang sudah tutup. Lama disimpannya asap rokok dalam paru-paru
sebelum membuangnya perlahan. Ia mungkin tak pernah tahu Chairil si Binatang
Jalang juga merokok. Tapi yang jelas pria dengan baju bekas kampanye itu tak
pernah berpuisi.
Apa
itu puisi? Mungkin ketika pertanyaan itu datang padanya, ia akan berkata. “Kota
inilah puisi bagiku, tapi bukan manusianya!”
2 I Feel It in My Bones, Single The Killers untuk #WorldAIDSDAY
Diposting oleh
Kampung Karya
Minggu, 02 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
berita,
Musik,
The Killers
2
komentar
Banyak
cara untuk berbuat baik bagi sesama, termasuk dengan meluncurkan sebuah lagu
yang hasil penjualannya disumbangkan untuk yayasan HIV/AIDS. Itulah yang
dilakukan The Killers, band yang berkampung halaman di Las Vegas tapi popular di seluruh
dunia ini “kembali” melakukannya tahun ini. Band yang baru saja mengeluarkan
album terbaru bernama Battle Born itu
bukanlah kali pertama melakukan hal ini. Tidak tanggung-tanggung, sudah tujuh
lagu—yang artinya dalam rentang tujuh tahun—beredar di masyarakat atas dasar
kepedulian itu.
2 The Killers Masih Tetap Hidup
Diposting oleh
Kampung Karya
Sabtu, 01 Desember 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
Musik,
The Killers
2
komentar
Artikel ini terbit
dalam Bahasa Inggris (29/11/12) di www.straight.com
ditulis oleh John Lucas. Kemudian oleh
@BangDayyy dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia.
Penyanyi Brandon Flowers dan bandnya mungkin menjadi
band beraliran rock 'n' roll (mainstream) terbesar yang terakhir ada.
Sangat bagus jika sebuah masalah terselesaikan, tapi
The Killers memiliki sebuah dilema. Band dari Las Vegas yang terdiri dari empat
orang itu memiliki masalah baru dengan album terbaru mereka, Battle Born, yaitu kesulitan menentukan
lagu mana yang tidak akan mereka sertakan dalam tur. Pentolan The Killers,
Brandon Flowers mengatakan kepada Straight
bahwa Ia dan anggota band lainnya—Dave Keuning (gitaris), Mark Stoermer (bassis), dan
Ronnie Vannucci Jr. (drumer)—harus menahan diri untuk memainkan seluruh lagu
dalam Battle Born.







