14 Menunggu Tuhan
Diposting oleh
Kampung Karya
Senin, 26 Maret 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
Fiksimini
14
komentar
Sudah berapa lama aku menunggu? Sebaiknya pertanyaan ini kau tanyakan saja pada waktu itu sendiri. Aku tak pernah mempersoalkan seberapa banyak jarum jam memutari porosnya. Aku tak peduli seberapa banyak rumput dipotong dan yang lain tumbuh. Mungkin aku hanya sekadar mengungkit tentang semua ini hanya karena pertanyaanmu. Maka, carilah pertanyaan yang lebih penting. Semisal ada berapa bintang yang sempat kuhitung?
"Berapa bintang yang sempat kau hitung?"
11 Esai: Momen Kontemplatif (Bag. 1)
Diposting oleh
Kampung Karya
Kamis, 15 Maret 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
Esai,
esai sastra QHI
11
komentar
13 Tiga Anak Hati
Diposting oleh
Kampung Karya
Rabu, 14 Maret 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
Kataku,
puisi
13
komentar
10 Lakon
Diposting oleh
Kampung Karya
Selasa, 13 Maret 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
catatan kampoeng-ku
10
komentar
23 (WAJIB BACA!) KITA BAHKAN TIDAK TAHU BAHWA AMERIKA DIBANGUN DARI EMAS PAPUA....MENYEDIHKAN!!!!
Diposting oleh
Kampung Karya
Minggu, 04 Maret 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
berita
23
komentar
KITA BAHKAN TIDAK TAHU BAHWA AMERIKA DIBANGUN DARI EMAS PAPUA....MENYEDIHKAN!!!!
by Daeng Limpo on Wednesday, January 4, 2012 at 11:45am
"Saya mengcopas dari tulisan Takarawa Orita, karena menurut saya tulisan ini penting, setidaknya bagi saya pribadi. Menurut saya, negeri ini telah "dirampok" oleh "VOC baru" dengan cara melakukan pendekatan kepada para pejabat negara yang korup. Sehingga perjanjian yang mereka buat sangat-sangat menguntungkan pihak asing dan sangat-sangat merugikan penduduk lokal. Hal ini juga terjadi di propinsi Riau dengan sumber daya alamnya seperti hutan dan juga migas"
Takarawa Orita
KITA BAHKAN TIDAK TAHU BAHWA AMERIKA DIBANGUN DARI EMAS PAPUA....MENYEDIHKAN!!!
18 I am Still Alive, Bloggers
Diposting oleh
Kampung Karya
Sabtu, 03 Maret 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
catatan kampoeng-ku
18
komentar
Waktu serasa bergulir sangat cepat. Yup, tak terasa sudah sebulan lebih aku meninggalkan K3, my lovely blog. Banyak hal yang terekam dalam pita perjalananku selama rentang waktu tersebut. Liputan ke Jakarta, riset ke Lasem, Rembang, kejadian di kampus, sampai bayak hal kecil yang tak tertuliskan. Ada satu hal menarik yang membuatku terharu. Tepatnya di postinganku yang terakhir (baca: sebelum ini). Apa itu?
27 Membilang Waktu, Menghitung Mundur Usia
Diposting oleh
Kampung Karya
Rabu, 01 Februari 2012
Label: seni, puisi, artikel, cerpen, esai
catatan kampoeng-ku
27
komentar
Sepagi tadi, aku melihat sebuah postingan status di FB. Di sana terdapat ucapan belasungkawa untuk salah seorang teman yang telah meninggal dunia. Di situ ia juga mentag akun si almarhum. Tanpa memberi komen, aku langsung meluncur ke akun tersebut. Di sana beberapa sahabatnya sudah memberi ucapan perpisahan. Dalam pandanganku mirip dengan ketika orang ulang tahun. Aku terus menelusuri ke bawah dengan niatan melihat status terakhir yang almarhum buat. Akhirnya aku menemukan satu kalimat di bawah ini:








